Rabu, 08 Juni 2016

Hari ini aku beranikan diri pergi ke sebuah tempat, dimana kita biasa habiskan setengah waktu pertemuan kita. setelah lebih dari setahun lamanya aku coba menghindar, sama seperti aku menghindari tempat pertama kali kita bertemu.

ada banyak yang berbeda di tempat ini..
Aku tak banyak berbagi cerita sebelum filmnya mulai tayang dilayar lebar itu.
Aku kedinginan, kau pun tahu aku tak tahan dengan ruangan yang sangat dingin.
Tak ada yang memakaikanku jaket.
Tak ada yang menghangatkan tanganku dengan genggaman yang biasa kau lakukan.
Aku memilih tempat yang sama, dipinggir lorong ruangan besar ini. Kau pasti tau apa alasannya.

Ruangan ini lebih dingin dari dua tahun lalu. Suaranya pun sangat memekakkan telinga. Entah kenapa aku sangat antusias menonton film ini, Captain America "Civil War". Mungkin karena seru seperti yang dibicarakan banyak orang. Tapi jauh dilubuk hatiku hanya ingin mengenangmu lagi.
Kau yang pertama kali mengenalkanku tentang Captain America dua tahun lalu.

Sangat seru.
Aku yakin ini sudah kau tonton bersama kekasihmu.
Saat adegan yang mengocok perut, kau pasti tertawa bersamanya, lalu memegang tangannya,
sama seperti yang selalu kau lakukan padaku dulu.

Ah..
Kenapa aku masih saja ingin mengingatnya?
Aku masih terus mencoba meraba kenangan kita dulu.
Tak cukupkah sakit yang kau berikan?

Kau tahu..
Aku pulang larut dari bioskop. Eskalator mati. Aku harus keluar melewati parkiran.
Satu per satu anak tangga ku turuni.
Melewati parkiran motor, aku kembali mengingatmu. Kau pernah ceroboh hingga melukai kuku jempolku, lalu membusuk.
Ku kira hanya itu saja lukaku karenamu. Aku salah. Ada yang lebih sakit, lebih membusuk, dan mungkin akan sangat lama untuk menyembuhkannya.

Kau dan kenangan
Sampai kapan aku mampu hidup tanpa mengenangnya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar